Baurekso Pekalongan Bangkit Resmi Deklarasi dan Lantik Pengurus Baru, Perkuat Persatuan serta Kontribusi Sosial Kemasyarakatan
KOTA PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Semangat persatuan, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat mewarnai pelaksanaan Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Baurekso Pekalongan Bangkit (DPP Pekalongan Raya) Masa Bakti 2026–2031 yang digelar di Aula Hotel Nirwana Pekalongan, Minggu (14/6/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan tersebut terselenggara atas kerja keras Ketua Panitia Sugeng Sudjijatno, SH beserta seluruh jajaran panitia yang telah mempersiapkan acara secara matang. Momentum ini menjadi tidak penting bagi Bangkit Baurekso Pekalongan dalam memperkuat eksistensinya sebagai organisasi kemasyarakatan yang fokus pada persatuan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan nilai-nilai persahabatan di wilayah Pekalongan Raya.
Acara menampilkan berbagai unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan. Dari unsur TNI hadir perwakilan Komando Distrik Militer (Kodim) 0710/Pekalongan yang saat ini dipimpin Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, S.Sos., yakni Warnoto. Sementara dari Kepolisian Resor Pekalongan Kota hadir IPTU Purwoko Hadi, SH yang mewakili Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, SH, SIK, MH
Turut hadir pula sejumlah organisasi kemasyarakatan, antara lain LMPI Kabupaten Pekalongan yang dipimpin M. Saim, SH beserta jajaran, GMBI Kota Pekalongan yang dipimpin Mujiono dan anggotanya, LSM Harimau Kota Pekalongan beserta jajaran, Pejuang 24, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Berbagai Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, SE, MM yang dibacakan oleh perwakilan Kesbangpol Kota Pekalongan menyoroti berbagai tantangan yang tengah dihadapi bangsa Indonesia di tengah perkembangan global dan dinamika sosial yang semakin kompleks.
Dalam berbagai hal tersebut disampaikan bahwa kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, ditambah derasnya arus informasi melalui media sosial, telah memunculkan berbagai tantangan baru berupa penyebaran hoaks, kebencian, serta hasutan yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.
Menurutnya, dalam situasi seperti ini, yang paling dibutuhkan bukanlah saling menyalahkan, melainkan memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan sebagai sesama warga bangsa.
“Kota Pekalongan selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi, kerukunan, dan keharmonisan dalam keberagaman. Berbagai perbedaan suku, agama, organisasi, profesi, maupun latar belakang sosial dapat hidup berdampingan secara harmonis. Kondisi ini harus terus dijaga dan dilestarikan bersama,” demikian pesan yang disampaikan dalam Berbagai hal tersebut.
Pemerintah Kota Pekalongan juga menegaskan bahwa keamanan dan ketenteraman wilayah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, TNI, maupun Polri semata, melainkan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Baurekso Pekalongan Bangkit diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial yang berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah, menjadi perekat persaudaraan, membangun komunikasi yang sehat di tengah masyarakat, serta menghadirkan energi positif bagi pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Pekalongan juga berharap organisasi-organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi mampu berkembang menjadi organisasi pengabdian yang aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, pelestarian, pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan berbagai aktivitas yang memperkuat semangat gotong royong.
“Masyarakat saat ini membutuhkan lebih banyak teladan daripada sekedar slogan. Masyarakat membutuhkan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung dan mampu memperkuat solidaritas sosial,” demikian salah satu pesan penting yang disampaikan.
Lebih lanjut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus membangun Kota Pekalongan melalui semangat kolaborasi dan sinergi dengan seluruh komponen masyarakat. Keberhasilan pembangunan, menurut pemerintah, tidak mungkin tercapai tanpa dukungan organisasi masyarakat yang berperan aktif di tengah masyarakat.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, M. Ariston, dalam berbagai acara menyampaikan penghargaan atas pelantikan pengurus Baurekso Pekalongan Bangkit yang dinilainya sebagai momentum kebangkitan organisasi untuk memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat.
Ia menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Organisasi yang sehat dan kuat tidak hanya menjadi tempat berhimpun, melainkan juga harus mampu menghadirkan solusi serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Ariston, keberadaan organisasi masyarakat sangat membantu pemerintah dalam menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat, memperkuat persaudaraan, serta membangun semangat gotong royong di tengah kehidupan sosial yang semakin dinamis.
“Ormas yang baik harus mampu menjalankan fungsi sebagai sarana pemersatu masyarakat, memperkuat ukhuwah, mempererat persaudaraan, dan menjaga kebersamaan di tengah berbagai perbedaan yang ada. Dengan demikian, organisasi dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan bangsa ke depan semakin kompleks sehingga diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan stabilitas sosial. Oleh karena itu, organisasi kemasyarakatan harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari permasalahan.
Prosesi deklarasi dan pelantikan pengurus Baurekso Pekalongan Bangkit berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Para pengurus yang dilantik untuk masa bakti 2026–2031 diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pekalongan Raya.
Dengan resmi dikukuhkannya kepengurusan baru tersebut, Baurekso Pekalongan Bangkit diharapkan dapat tumbuh menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, dan dicintai masyarakat. Lebih dari sekedar wadah silaturahmi, organisasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan sosial kemasyarakatan, memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan sosial, serta mendukung terwujudnya Kota Pekalongan yang maju, damai, harmonis, dan terlindungi.
Related Articles