Respons Cepat Aparat dan Warga Cegah Kebakaran Lahan di Wonokerto Kulon Meluas

Kriminal & Hukum 26 Jul 2026 20:39 3 min read 5 views By Andy Dayak

Share berita ini

Respons Cepat Aparat dan Warga Cegah Kebakaran Lahan di Wonokerto Kulon Meluas
Sinergi masyarakat, pemerintah desa, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api di lahan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Kesigapan warga bersama pemerintah desa, jajaran kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah kebakaran lahan kosong di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (25/7/2026), berkembang menjadi bencana yang lebih besar. Berkat koordinasi yang cepat dan penanganan terpadu, kobaran api berhasil dipadamkan secara menyeluruh tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material.

 

Peristiwa tersebut menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang disertai embusan angin cukup kencang. Situasi tersebut diketahui berpotensi mempercepat penyebaran api apabila tidak segera dilakukan tindakan pengendalian.

 

Kapolsek Wiradesa menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 20.00 WIB, setelah sebelumnya perangkat Desa Wonokerto Kulon kembali melaporkan munculnya api pada pukul 19.30 WIB. Laporan disampaikan oleh Arin, perangkat desa setempat, yang menginformasikan bahwa api di lahan pekarangan milik Tasriah kembali membesar setelah sebelumnya sempat berhasil dipadamkan.

 

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, kebakaran pertama kali terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Api diduga berasal dari pembakaran tumpukan sampah yang dilakukan oleh seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Dalam waktu sekitar dua jam, tepatnya pukul 12.00 WIB, kobaran api semakin membesar akibat kondisi lingkungan yang kering. Beruntung, warga sekitar bergerak cepat melakukan upaya pemadaman sehingga api berhasil dikendalikan.

 

Meski demikian, masih adanya bara api yang tersisa di lokasi menyebabkan kebakaran kembali muncul sekitar pukul 18.30 WIB. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Desa Wonokerto Kulon segera mengambil langkah antisipatif dengan berkoordinasi bersama Kapolsek Wiradesa serta menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, satu unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi guna melakukan proses pendinginan pada area yang terbakar. Petugas memastikan seluruh titik api benar-benar padam sehingga tidak kembali menyala dan merambat ke lahan maupun lingkungan di sekitarnya.

 

Kapolsek Wiradesa, Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H., mengatakan bahwa keberhasilan penanganan kebakaran tersebut tidak lepas dari komunikasi dan koordinasi yang berjalan dengan baik antara pemerintah desa, masyarakat, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran.

 

"Begitu menerima informasi, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mengambil langkah cepat. Pemadaman dilakukan agar sisa api tidak kembali membesar dan merambat ke lahan di sekitarnya. Alhamdulillah situasi dapat dikendalikan, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material akibat kejadian ini," ujar Kapolsek.

 

Menurutnya, penanganan cepat sangat penting mengingat kebakaran lahan pada musim kemarau dapat berkembang dengan sangat cepat apabila dipengaruhi cuaca panas dan tiupan angin. Karena itu, setiap laporan dari masyarakat harus segera ditindaklanjuti agar potensi kebakaran tidak berubah menjadi bencana yang lebih luas.

 

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembakaran sampah di lahan terbuka. Ia menilai langkah pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan ketika api sudah meluas.

 

"Kami mengajak masyarakat lebih berhati-hati dalam mengelola sampah dan tidak membakar sampah di lahan terbuka tanpa pengawasan. Apabila menemukan potensi kebakaran, segera laporkan kepada pemerintah desa atau kepolisian agar dapat segera ditangani sebelum meluas," pungkasnya.

 

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta respons cepat seluruh unsur terkait merupakan faktor utama dalam meminimalkan risiko kebakaran. Sinergi yang terbangun antara warga, pemerintah desa, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran terbukti mampu mencegah dampak yang lebih besar serta menjaga keamanan lingkungan di wilayah Kecamatan Wonokerto.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp