Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim dan Salurkan Bansos bagi Ojek Online serta Petugas Kebersihan

Kriminal & Hukum 26 Jun 2026 06:50 4 min read 6 views By Andy Dayak

Share berita ini

Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Gelar Doa Bersama, Santuni Anak Yatim dan Salurkan Bansos bagi Ojek Online serta Petugas Kebersihan
Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dimaknai sebagai penguatan iman, profesionalisme, dan kepedulian sosial guna mewujudkan Polri yang semakin dekat, humanis, dan hadir untuk masyarakat.

KAJEN | rakyatcerdas.my.id – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan menggelar doa bersama, pemberian santunan kepada anak yatim, serta penyaluran bantuan sosial kepada pengemudi ojek online dan petugas kebersihan. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan sarat nilai kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan aksi sosial.

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pekalongan Ny. Rosna Rachmad, Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pekalongan KH M. Solehudin A., M.A., para pejabat utama Polres Pekalongan, para kapolsek jajaran, personel Polres Pekalongan, pengemudi ojek online, anak-anak yatim dari Yayasan PAY Kajen, serta para petugas kebersihan di wilayah Kabupaten Pekalongan.

 

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Doa bersama yang dipanjatkan menjadi refleksi spiritual sekaligus ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang institusi Polri dalam mengemban tugas menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 mengusung tema "Dengan semangat Tahun Baru Islam 1448 H/2026 M, kita tingkatkan iman, takwa dan kinerja guna mewujudkan Polri untuk masyarakat."

 

Menurutnya, tema tersebut bukan sekadar slogan seremonial, melainkan menjadi komitmen moral bagi seluruh personel Polres Pekalongan untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai keimanan, integritas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.

 

"Momentum ini mengajak kita untuk menyelaraskan kekuatan iman di dalam hati dengan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat," ujar AKBP Rachmad.

 

Kapolres menegaskan, peringatan Hari Bhayangkara yang bertepatan dengan momentum 10 Muharram menjadi kesempatan yang tepat untuk berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim. Menurutnya, kepedulian terhadap generasi penerus bangsa merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang harus terus dipelihara.

 

Di hadapan anak-anak yatim, Kapolres menyampaikan pesan penuh kasih dan harapan agar mereka tetap semangat dalam menempuh pendidikan serta terus mengejar cita-cita.

 

"Kalian adalah mutiara bangsa dan anak-anak kami semua. Kami berharap santunan ini dapat memberikan semangat untuk terus belajar dan menunjukkan bahwa Polri akan selalu hadir sebagai bagian dari keluarga kalian," tuturnya.

 

Tidak hanya memberikan santunan kepada anak yatim, Polres Pekalongan juga menyalurkan bantuan sosial kepada para pengemudi ojek online dan petugas kebersihan. Kedua kelompok masyarakat tersebut dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung aktivitas masyarakat, baik melalui pelayanan transportasi maupun menjaga kebersihan lingkungan.

 

Kapolres menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang selama ini diberikan oleh para pengemudi ojek online dan petugas kebersihan yang setiap hari bekerja demi kelancaran aktivitas masyarakat.

 

"Kami menyadari bahwa rekan-rekan ojek online dan petugas kebersihan merupakan pejuang jalanan dan pahlawan kebersihan. Bantuan ini adalah bentuk apresiasi dan rasa terima kasih atas kerja keras serta sinergi yang telah terjalin dengan baik bersama Polres Pekalongan," jelasnya.

 

Lebih lanjut, AKBP Rachmad menekankan bahwa keberadaan Polri tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik merupakan modal utama yang harus terus dijaga melalui pelayanan yang profesional, transparan, adil, dan humanis.

 

"Di usia Bhayangkara yang ke-80 ini, Polres Pekalongan berkomitmen untuk terus merendahkan hati, mendengarkan keluh kesah masyarakat dan memberikan pelayanan yang adil, transparan serta humanis," ungkapnya.

 

Ia juga mengingatkan seluruh anggota Polres Pekalongan agar menjadikan peringatan Hari Bhayangkara sebagai momentum introspeksi dan evaluasi diri untuk terus meningkatkan integritas serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

"Kami berharap doa-doa dari anak yatim dan masyarakat yang hadir dapat menjadi kekuatan bagi kami dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pekalongan," pungkas Kapolres.

 

Kegiatan doa bersama yang dipadukan dengan santunan dan penyaluran bantuan sosial tersebut menjadi gambaran nyata bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusional, tetapi juga sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial.

 

Melalui kegiatan ini, Polres Pekalongan berharap hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin erat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjadi fondasi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai institusi yang semakin dicintai dan dipercaya masyarakat.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp