KBO-PTA SMAN 3 Kota Pekalongan Jadi Ajang Tempa Mental dan Kepemimpinan, Peserta Didik Baru Digembleng Jadi Pribadi Mandiri

Terkini 07 Aug 2026 11:21 4 min read 14 views By Andy Dayak

Share berita ini

KBO-PTA SMAN 3 Kota Pekalongan Jadi Ajang Tempa Mental dan Kepemimpinan, Peserta Didik Baru Digembleng Jadi Pribadi Mandiri
Perkemahan orientasi bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027 tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter disiplin, jiwa kepemimpinan, semangat gotong royong, serta kepedulian sosial melalui berbagai kegiatan kepramukaan.

PEKALONGAN | RAKYATCERDAS.MY.ID – Semangat, antusiasme, dan keceriaan mewarnai keberangkatan ratusan peserta didik baru SMAN 3 Kota Pekalongan dalam mengikuti kegiatan Kemah Bakti Osis dan Penerimaan Tamu Ambalan (KBO-PTA) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perkenalan dengan lingkungan sekolah maupun Ambalan Pramuka, tetapi juga menjadi wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan bagi para siswa yang baru memasuki jenjang pendidikan menengah atas.

 

Sejak pagi hari, seluruh peserta berkumpul di lapangan basket SMAN 3 Kota Pekalongan untuk mengikuti apel pelepasan yang dipimpin oleh panitia dan pembina. Suasana berlangsung khidmat ketika seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa sebelum diberangkatkan menuju lokasi perkemahan. Momentum tersebut menjadi simbol dimulainya perjalanan pendidikan karakter yang diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi setiap peserta.

 

Pelaksanaan KBO-PTA dirancang sebagai media pembelajaran di luar ruang kelas yang menitikberatkan pada pembentukan kepribadian. Melalui berbagai aktivitas kepramukaan, para peserta didik didorong untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, sekaligus mempererat solidaritas antarsesama siswa.

 

Pada hari pertama, peserta langsung dihadapkan pada tantangan mendirikan tenda secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan melatih kemampuan bekerja sama, membangun komunikasi yang efektif, serta mengasah keterampilan memecahkan persoalan secara kolektif. Setelah seluruh tenda berdiri, kegiatan dilanjutkan dengan apel pembukaan resmi sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perkemahan.

 

Memasuki sesi berikutnya, peserta mengikuti berbagai perlombaan yang berkaitan dengan kepramukaan, pengetahuan umum, serta wawasan kebangsaan. Berbagai kompetisi tersebut dikemas secara edukatif sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, memperluas pengetahuan, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan semangat persatuan.

 

Rangkaian kegiatan pada hari kedua dan ketiga difokuskan pada pembinaan karakter melalui pelatihan kedisiplinan, kerja sama tim, serta kemandirian. Peserta diberikan berbagai simulasi dan tantangan yang mengharuskan mereka saling membantu, mengambil keputusan secara tepat, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

 

Tidak hanya itu, kegiatan penjelajahan alam juga menjadi salah satu agenda utama yang bertujuan melatih ketahanan fisik, kecakapan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Pada penghujung kegiatan, para peserta mengikuti prosesi pelantikan atau pengukuhan sebagai bagian dari Ambalan Pramuka SMAN 3 Kota Pekalongan. Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa mereka telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar sekolah sekaligus siap mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Sebagai bentuk implementasi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial, panitia juga menggelar kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar area perkemahan. Melalui kegiatan tersebut, para peserta diajak memahami bahwa keberadaan Pramuka tidak hanya berorientasi pada pembentukan diri sendiri, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

 

Kegiatan KBO-PTA ini mendapat apresiasi positif dari para orang tua peserta didik. Salah satunya disampaikan oleh M. Jiwo Satria yang menilai bahwa perkemahan menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter anak sejak dini, terutama ketika memasuki masa remaja.

 

Menurutnya, pengalaman tinggal jauh dari orang tua selama mengikuti perkemahan akan memberikan pelajaran hidup yang tidak selalu diperoleh di dalam ruang kelas. Anak-anak akan belajar mengatur kebutuhan pribadi, menjaga kedisiplinan, menghargai waktu, serta memahami pentingnya kebersamaan dan tanggung jawab terhadap kelompoknya.

 

"Menurut saya kegiatan perkemahan seperti ini sangat baik untuk melatih kemandirian dan rasa tanggung jawab anak yang mulai beranjak remaja. Dengan berada jauh dari orang tua selama beberapa hari, mereka belajar hidup mandiri, disiplin, serta memahami pentingnya kebersamaan," ungkap M. Jiwo Satria.

 

Melalui kegiatan KBO-PTA ini, SMAN 3 Kota Pekalongan menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, mampu memimpin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat di masa mendatang.

 

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing. Semangat kebersamaan, disiplin, gotong royong, serta kepemimpinan yang ditanamkan selama perkemahan diharapkan terus melekat dan menjadi budaya positif di lingkungan SMAN 3 Kota Pekalongan maupun dalam kehidupan para peserta di masa depan.

 

(Rakyatcerdas.my.id)

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp