151 Personel Polres Pekalongan Jalani Rikkes Berkala 2026, Wujudkan SDM Polri yang Sehat, Profesional, dan Siap Melayani Masyarakat
PEKALONGAN | RAKYATCERDAS.MY.ID – Komitmen menjaga kualitas sumber daya manusia di lingkungan kepolisian terus diperkuat melalui pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Berkala (Rikkes Berkala). Sebanyak 151 personel Polres Pekalongan mengikuti Rikkes Berkala Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan di Aula Setia Polres Pekalongan, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Polri dalam memastikan setiap personel memiliki kondisi kesehatan yang optimal sehingga mampu menjalankan tugas, fungsi, serta tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara maksimal.
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh Tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan Laboratorium IBL Semarang serta mendapat dukungan penuh dari Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Si Dokkes) Polres Pekalongan.
Seluruh personel yang telah dijadwalkan mengikuti pemeriksaan hadir dan menjalani setiap tahapan pemeriksaan tanpa terkecuali. Dengan tingkat kehadiran penuh tersebut, pelaksanaan Rikkes Berkala Tahun Anggaran 2026 berhasil mencatatkan capaian 100 persen, sekaligus menunjukkan tingginya kesadaran personel terhadap pentingnya menjaga kondisi kesehatan sebagai modal utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Rangkaian pemeriksaan yang dilakukan berlangsung secara menyeluruh dan komprehensif. Setiap personel terlebih dahulu menjalani proses pendaftaran, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan laboratorium darah, pemeriksaan kesehatan umum, pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut sebagai indikator kondisi fisik.
Selain itu, peserta juga menjalani pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorokan (THT), pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan mata, pemeriksaan urine, pemeriksaan Elektrokardiografi (EKG) untuk mengetahui kondisi fungsi jantung, hingga pemeriksaan rontgen thoraks guna mendeteksi kondisi organ paru-paru dan bagian dada lainnya.
Kasi Dokkes Polres Pekalongan, dr. Luhur Agus Slameta, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan berkala bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan merupakan instrumen penting dalam menjaga kesiapan personel menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
Menurutnya, melalui pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh tersebut, potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan langkah penanganan maupun pembinaan kesehatan secara tepat.
"Rikkes Berkala ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan setiap personel secara menyeluruh. Dengan deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit, kami dapat memberikan tindak lanjut yang diperlukan sehingga personel tetap sehat, bugar, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar dr. Luhur.
Ia menambahkan, tingginya partisipasi personel dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan menjadi indikator meningkatnya kesadaran anggota Polri terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebagai investasi utama dalam mendukung profesionalisme kerja.
Menurutnya, kesehatan personel memiliki korelasi langsung terhadap kualitas pelayanan publik. Personel yang sehat secara fisik maupun mental akan lebih siap menghadapi dinamika tugas, mampu mengambil keputusan secara tepat, serta memberikan pelayanan yang cepat, humanis, dan responsif kepada masyarakat.
"Alhamdulillah seluruh target sebanyak 151 personel dapat mengikuti pemeriksaan hingga selesai, sehingga capaian kegiatan mencapai 100 persen. Kami berharap hasil pemeriksaan ini menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar pembinaan kesehatan personel agar tetap profesional dan optimal dalam menjalankan tugas kepolisian," pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Rikkes Berkala Tahun Anggaran 2026 tersebut, Polres Pekalongan menegaskan komitmennya dalam membangun institusi yang didukung oleh personel yang sehat, tangguh, dan profesional. Upaya preventif melalui deteksi dini kondisi kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin prima dan berorientasi pada kepentingan publik.
(Rakyatcerdas.my.id)
Related Articles