Polisi di Pekalongan Sisir Bayi Kaki Bermasalah, Pastikan Dapat Penanganan Medis Tuntas

Kriminal & Hukum 28 Aug 2026 20:49 2 min read 4 views By andy Dayak

Share berita ini

Polisi di Pekalongan Sisir Bayi Kaki Bermasalah, Pastikan Dapat Penanganan Medis Tuntas
Kajen - Polres Pekalongan bergerak masif menyisir hingga ke pelosok desa untuk memastikan kesehatan generasi penerus bangsa. Menindaklanjuti arahan Ka...

Kajen - Polres Pekalongan bergerak masif menyisir hingga ke pelosok desa untuk memastikan kesehatan generasi penerus bangsa. Menindaklanjuti arahan Kapolda Jawa Tengah, pada Jumat (28/06/2026) tim dari Sidokkes bersama Bhabinkamtibmas menyambangi seorang bayi berusia dua minggu yang mengidap kelainan kaki bermasalah atau Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) di wilayah Bojong, Kabupaten Pekalongan.

Langkah ini dilakukan guna memberikan penanganan medis sedini mungkin agar kelainan bawaan lahir tersebut tidak berujung pada kecacatan permanen.

Kapolres Pekalongan melalui Sidokkes menegaskan, aksi kemanusiaan ini tak sekadar mendata, melainkan mengawal proses pengobatan bayi penderita CTEV hingga tuntas.

Dalam aksi penanganan terbarunya, petugas mendatangi langsung kediaman salah satu penderita bayi CTEV berusia 14 hari di wilayah kerja Puskesmas Bojong II. Petugas mengecek kondisi fisik sang bayi sekaligus menguatkan mental orang tuanya.

 

Adapun sejumlah langkah konkret yang langsung dijalankan tim gabungan di lokasi meliputi:

Verifikasi Data dan Pemeriksaan Fisik: Memastikan keakuratan indikasi CTEV serta mengukur tingkat keparahan posisi kaki si bayi.

Edukasi dan Patahkan Stigma: Memberikan pemahaman kepada pihak keluarga bahwa CTEV bukanlah mitos atau kutukan, melainkan kelainan medis yang dapat disembuhkan secara total jika ditangani dengan benar.

 

Pendampingan Rujukan Penanganan Medis: Memfasilitasi rujukan medis ke spesialis ortopedi untuk memulihkan posisi kaki menggunakan Metode Ponseti—metode medis dengan tingkat keberhasilan sangat tinggi pada usia bayi.

Komitmen Pengawalan Berkelanjutan: Memastikan proses pemulihan dan perawatan penderita dipantau secara berkala oleh kepolisian dan tenaga medis lokal.

Untuk diketahui, CTEV merupakan kelainan bawaan lahir di mana telapak kaki bayi menekuk ke dalam dan ke bawah. Tanpa penanganan dini, kondisi ini dapat memicu kelumpuhan fungsi jalan, rasa nyeri kronis, serta cacat permanen seumur hidup.

 

Aksi tanggap Polres Pekalongan ini menjadi bukti nyata bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak sebatas menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir membawa solusi bagi kesehatan warga.

"Satu langkah kecil kunjungan kami, bisa mengubah seluruh kehidupan si kecil selamanya. Deteksi dini, penanganan tepat, masa depan cerah," tegas perwakilan tim Dokkes Polres Pekalongan di lokasi.

Polres Pekalongan berkomitmen akan terus menyisir wilayahnya agar tidak ada satupun anak di Kabupaten Pekalongan yang kehilangan hak atas kesehatan dan masa depannya.

Ad
Iklan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H
Berita | Rakyat Cerdas