Sinergi Sekolah dan Orang Tua Jadi Kunci Sukses Pendidikan, SMA Negeri 1 Kajen Gelar Koordinasi Bersama Wali Murid
KAJEN | rakyatcerdas.my.id – SMA Negeri 1 Kajen Kabupaten Pekalongan menggelar pertemuan koordinasi dengan para wali murid peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai upaya memperkuat sinergi antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendukung proses pendidikan siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan membagi peserta ke dalam tiga kelompok pertemuan agar penyampaian informasi dan komunikasi dapat berlangsung lebih efektif.
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 1 Kajen, Ircham Junaidi, S.Pd., M.Pd., berlangsung penuh keakraban dan menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian penyambutan calon murid baru SMA Negeri 1 Kajen Tahun Ajaran 2026/2027.
Dalam sambutannya, Ircham Junaidi menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas tidak dapat berjalan hanya mengandalkan peran sekolah semata. Menurutnya, keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh terjalinnya hubungan yang harmonis dan kolaboratif antara sekolah dan orang tua.
"Kami ingin bekerja sama dengan seluruh wali murid yang telah memberikan kepercayaan kepada SMA Negeri 1 Kajen untuk mendidik putra-putrinya. Kepercayaan merupakan modal utama dalam membangun kemitraan yang kuat demi masa depan anak-anak kita," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sekolah dan keluarga memiliki tanggung jawab yang sama dalam mengawal proses pendidikan anak. Karena itu, komunikasi yang terbuka serta dukungan yang berkesinambungan dari orang tua menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Ircham juga mengutip filosofi pendidikan dari Ki Hadjar Dewantara yang menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi dan kodratnya masing-masing.
"Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu."
Menurutnya, peran guru bukanlah membentuk anak sesuai keinginan orang dewasa, melainkan membantu mengembangkan potensi terbaik yang telah dimiliki setiap peserta didik.
"Semangat bapak dan ibu adalah semangat kita bersama. Mari kita bergandengan tangan membimbing anak-anak agar kelak menjadi pribadi yang sukses, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Pada kesempatan itu, pihak sekolah juga memperkenalkan sejumlah program unggulan yang menjadi identitas SMA Negeri 1 Kajen. Berbagai program tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung pembentukan karakter siswa.
Adapun keunggulan SMA Negeri 1 Kajen yang disampaikan kepada para wali murid meliputi :
1. Sekolah MANTAP.
2. Sekolah "Ayo Rukun".
3. Sekolah Ramah Anak.
4. Sekolah Adiwiyata.
5. Sekolah Berintegritas.
6. Sekolah Damai.
Program-program tersebut menjadi komitmen sekolah dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga penguatan karakter, kepedulian lingkungan, serta budaya hidup harmonis di lingkungan sekolah.
Lebih lanjut, Ircham menjelaskan berbagai bentuk keterlibatan orang tua yang dinilai sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pendidikan anak. Ia mengajak seluruh wali murid untuk aktif memantau perkembangan belajar siswa dan menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah.
Beberapa peran penting orang tua yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut antara lain mengetahui perkembangan belajar anak di sekolah, hadir dalam setiap pertemuan orang tua dan sekolah, menjadi teladan bagi anak, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman di rumah, membantu anak memahami tugas sekolah, mendampingi persiapan ujian, menyediakan waktu berkualitas bersama keluarga, melakukan perjalanan edukatif, hingga mengingatkan anak untuk beristirahat secara cukup.
Selain itu, pihak sekolah juga mengenalkan konsep "Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh peserta didik. Kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan bergizi, aktif bermasyarakat, gemar belajar, serta tidur lebih awal.
Menurut pihak sekolah, kebiasaan sederhana tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan unggul dalam bidang akademik maupun nonakademik.
Dalam sesi dialog bersama wali murid, Kepala SMA Negeri 1 Kajen juga memberikan penjelasan terkait pengadaan seragam sekolah. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak menyediakan maupun mewajibkan pembelian seragam melalui sekolah.
"Kami tidak menyediakan seragam sekolah. Bapak dan ibu dipersilakan memesan atau membeli seragam di luar sekolah sesuai kebutuhan. Sekolah juga tidak menganjurkan pembelian seragam di sekolah," tegasnya.
Penjelasan tersebut disampaikan sebagai bentuk transparansi sekaligus untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai pengadaan perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru.
Melalui kegiatan koordinasi tersebut, SMA Negeri 1 Kajen berharap terbangun hubungan yang semakin erat antara sekolah dan orang tua. Dengan adanya sinergi yang kuat, seluruh pihak optimistis mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal, sehingga lahir generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Related Articles