Pemuda Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kamar Mandi, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan di Karangdadap
PEKALONGAN | RAKYATCERDAS.MY.ID – Warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, digemparkan dengan penemuan jasad seorang pemuda di dalam rumahnya pada Minggu (5/7/2026) siang. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka sayatan di bagian leher yang diduga menjadi penyebab kematiannya.
Korban diketahui bernama Danial Faza (20), salah seorang penghuni rumah tersebut. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh kakak kandung korban yang mendapati adiknya tergeletak di kamar mandi dalam posisi terlentang.
Saat ditemukan, tubuh korban telah bersimbah darah. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, terdapat luka sayatan cukup dalam di bagian leher dengan kedalaman sekitar lima sentimeter dan panjang kurang lebih dua belas sentimeter. Kondisi tersebut memunculkan dugaan awal bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban masih terlihat berada di teras rumah hingga larut malam bersama sejumlah orang yang diduga merupakan rekan-rekannya. Keterangan tersebut kini menjadi salah satu petunjuk yang sedang didalami penyidik untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan tewas.
Kapolsek Karangdadap, AKP Sumianto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, aparat kepolisian bergerak cepat mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengumpulkan barang bukti.
"Benar, telah ditemukan seorang pemuda dalam keadaan meninggal dunia dengan luka sayatan di leher. Dugaan sementara korban meninggal akibat dibunuh. Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi," ujar AKP Sumianto.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Kraton guna menjalani autopsi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian sekaligus melengkapi alat bukti dalam proses penyidikan.
Selain memeriksa lokasi kejadian, petugas juga meminta keterangan dari keluarga korban maupun sejumlah saksi yang diduga mengetahui aktivitas korban sebelum kejadian. Polisi berharap hasil autopsi dan pemeriksaan saksi dapat memperjelas kronologi serta mengungkap pihak yang bertanggung jawab apabila terbukti terjadi tindak pidana.
Hingga berita ini diturunkan, Unit Reskrim Polsek Karangdadap bersama Satreskrim Polres Pekalongan masih melakukan penyelidikan intensif. Aparat belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai motif maupun pelaku karena seluruh proses penyidikan masih berlangsung.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut diminta segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses pengungkapan kasus.
Reporter: Rakyat Cerdas
Editor: RakyatCerdas.my.id
Related Articles