Kapolres dan Wakapolres Kompak Raih Juara, Tim Polres Pekalongan Sabet Gelar Terbaik Eksebisi Antar Instansi Bhayangkara Cup 2026
KAJEN | rakyatcerdas.my.id – Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulutangkis Bhayangkara Cup 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Pada kelas eksebisi antarinstansi, Tim Polres Pekalongan berhasil tampil sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa terbaik sepanjang pertandingan.
Pasangan Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, yang berduet dengan Wakapolres Kompol M. Farid Amirullah, tampil impresif sejak babak awal hingga partai final. Kekompakan keduanya mampu mengantarkan Tim Polres Pekalongan mengungguli pasangan dari berbagai instansi dan memastikan gelar juara pertama pada ajang yang berlangsung di GOR Wicaksana Laghawa Kajen.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Bhayangkara Cup 2026. Sorak sorai penonton yang memenuhi arena pertandingan semakin menambah semarak atmosfer kompetisi yang berlangsung penuh semangat namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Posisi juara kedua berhasil diraih oleh tim PDAM Kabupaten Pekalongan yang juga menunjukkan permainan solid dan kompetitif. Sementara peringkat ketiga menjadi milik tim Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit.
Laga eksebisi antarinstansi tersebut bukan sekadar mempertemukan para pejabat dan perwakilan lembaga dalam sebuah pertandingan olahraga. Lebih dari itu, turnamen menjadi wadah untuk mempererat hubungan antarinstansi sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa kemenangan yang diraih timnya bukanlah orientasi utama dalam keikutsertaan pada turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga bersama menjadi media efektif untuk membangun sinergi dan memperkokoh soliditas antarinstansi di Kabupaten Pekalongan.
"Turnamen ini bukan semata-mata mencari kemenangan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan antar instansi. Melalui olahraga, kita dapat membangun komunikasi, kekompakan, dan semangat kebersamaan dalam menjaga situasi Kabupaten Pekalongan tetap aman dan kondusif," ujar AKBP Rachmad.
Ia juga menilai bahwa kelas eksebisi antarinstansi menjadi simbol nyata soliditas antara unsur Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Pekalongan dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang lahir melalui pertandingan olahraga akan memberikan dampak positif terhadap koordinasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah maupun menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam pertandingan. Yang paling penting adalah sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebersamaan yang terjalin. Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi fair play," tambahnya.
Kejurkab Bulutangkis Bhayangkara Cup 2026 sendiri merupakan salah satu agenda olahraga yang digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Turnamen tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kategori, mulai kelompok usia dini, remaja, dewasa hingga veteran, sehingga menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet bulutangkis potensial di Kabupaten Pekalongan.
Selain menghadirkan kompetisi yang berkualitas, penyelenggaraan turnamen juga memperlihatkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga bulutangkis. Kehadiran peserta dari berbagai kalangan semakin memperkuat semangat kebersamaan yang menjadi tujuan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Keberhasilan Tim Polres Pekalongan meraih gelar juara pada kelas eksebisi antarinstansi pun mendapat apresiasi dari para peserta maupun penonton yang hadir. Prestasi tersebut dipandang bukan hanya sebagai kemenangan di atas lapangan, melainkan juga sebagai representasi kuatnya sinergi, kekompakan, dan kolaborasi antarlembaga di Kabupaten Pekalongan.
Melalui Bhayangkara Cup 2026, diharapkan semangat kompetisi yang sehat dapat terus berkembang, melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antarinstansi dalam mendukung pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Related Articles