Cagar Budaya Terabaikan, Istana Lima Laras di Batu Bara Memprihatinkan

Pendidikan & Kebudayaan 02 May 2026 00:37 2 min read 5 views By Andy Dayak
Cagar Budaya Terabaikan, Istana Lima Laras di Batu Bara Memprihatinkan
Bangunan bersejarah kebanggaan masyarakat Melayu di Kecamatan Nibung Hangus kian rapuh, minim perawatan dan nyaris tak tersentuh perhatian

Batu Bara, Sumut | rakyatcerdas.my.id — Kondisi Istana Lima Laras yang berada di wilayah Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kini memprihatinkan. Bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya tersebut tampak kurang terawat dan mengalami kerusakan di sejumlah bagian.

 

Berdasarkan pantauan di lokasi, papan penanda resmi dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui dinas terkait menyebutkan bahwa Istana Lima Laras merupakan bangunan cagar budaya yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Namun ironisnya, kondisi fisik bangunan justru menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas yang cukup signifikan.

 

Seorang warga yang juga konten kreator lokal, Priono atau yang akrab disapa Mas Pri, mengungkapkan keprihatinannya saat mengunjungi lokasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa kondisi istana saat ini jauh dari kata layak sebagai destinasi wisata sejarah.

 

“Ini merupakan peninggalan bersejarah yang seharusnya dijaga dan dilestarikan. Tapi yang terlihat sekarang justru sebaliknya, tidak ada tanda-tanda perawatan yang maksimal. Bahkan untuk naik ke bagian atas bangunan pun sudah tidak diperbolehkan karena sangat membahayakan,” ujarnya.

 

Istana Lima Laras dikenal sebagai salah satu simbol sejarah dan kebudayaan Melayu di wilayah pesisir Sumatera Utara. Dahulu, bangunan ini menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas kerajaan setempat, serta menyimpan nilai historis yang tinggi bagi generasi penerus.

 

Namun saat ini, suasana di sekitar lokasi terkesan sepi dan kurang terkelola. Tidak terlihat aktivitas wisata maupun upaya pengembangan kawasan sebagai destinasi edukasi sejarah. Padahal, jika dikelola dengan baik, situs ini berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

 

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari berbagai pihak terkait peran dan perhatian pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya. Masyarakat berharap adanya langkah konkret untuk melakukan revitalisasi serta pengelolaan yang lebih serius terhadap bangunan bersejarah ini.

 

Pelestarian cagar budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Namun demikian, peran pemerintah tetap menjadi kunci utama dalam memastikan keberlangsungan dan perlindungan aset bersejarah seperti Istana Lima Laras.

 

Jika tidak segera dilakukan penanganan, dikhawatirkan bangunan ini akan semakin rusak dan kehilangan nilai sejarahnya. Padahal, keberadaan Istana Lima Laras bukan hanya sekadar bangunan tua, melainkan identitas budaya yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp