600 Pembalap Ramaikan Drag Bike Kapolres Cup Pemula 2026 di Kajen, Jadi Ajang Pembinaan Talenta Otomotif dan Tekan Balap Liar

Kriminal & Hukum 05 Jul 2026 22:00 4 min read 4 views By Andy Dayak

Share berita ini

600 Pembalap Ramaikan Drag Bike Kapolres Cup Pemula 2026 di Kajen, Jadi Ajang Pembinaan Talenta Otomotif dan Tekan Balap Liar
Digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Drag Bike Kapolres Cup di Alun-alun Kajen menjadi wadah legal bagi pembalap muda untuk berprestasi, sekaligus mengedukasi masyarakat agar meninggalkan balap liar dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui geliat UMKM.

KAJEN | rakyatcerdas.my.id – Suasana Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, dipenuhi deru mesin kendaraan balap dan semangat kompetisi, Minggu (5/7/2026). Sekitar 600 pembalap dari berbagai daerah ambil bagian dalam Drag Bike Kapolres Cup Pemula 2026, sebuah kejuaraan resmi yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menjadi upaya nyata menekan maraknya aksi balap liar di jalan raya.

 

Antusiasme peserta dan ribuan masyarakat yang memadati lokasi menunjukkan besarnya minat terhadap olahraga otomotif di Kabupaten Pekalongan. Kejuaraan tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pekalongan, jajaran pejabat utama Polres Pekalongan, panitia penyelenggara, sponsor, serta tamu undangan lainnya.

 

Dalam sambutannya, AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut. Menurutnya, Drag Bike Kapolres Cup merupakan hasil kolaborasi antara Polres Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dan IMI Pekalongan dalam menghadirkan ruang kompetisi yang aman, profesional, dan legal bagi para pecinta olahraga balap motor.

 

Ia menegaskan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan menjadi media pembinaan bagi generasi muda agar mampu mengembangkan bakatnya secara positif.

 

"Kami ingin memberikan wadah bagi para pembalap untuk menyalurkan bakat dan hobinya melalui kompetisi resmi. Dengan begitu, mereka bisa berprestasi tanpa harus melakukan balap liar di jalan raya," ujar Kapolres.

 

Pada penyelenggaraan tahun ini, Drag Bike Kapolres Cup mempertandingkan sebanyak 20 kelas perlombaan dengan jumlah peserta mencapai sekitar 600 pembalap dari berbagai daerah. Tingginya partisipasi tersebut menjadi indikator bahwa olahraga otomotif memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berbakat apabila mendapatkan pembinaan dan fasilitas yang memadai.

 

Kapolres menjelaskan, penyelenggaraan Drag Bike Kapolres Cup Pemula 2026 menjadi bagian dari komitmen Polres Pekalongan dalam memberikan solusi nyata terhadap persoalan balap liar yang selama ini kerap meresahkan masyarakat.

 

Menurutnya, melalui lintasan balap resmi, para pembalap dapat mengasah kemampuan secara sportif tanpa membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

 

"Kapolres Cup Drag Bike Pemula 2026 ini kami selenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini merupakan upaya kami mewadahi para pembalap agar menjadi role model dalam tertib berlalu lintas. Mereka tidak lagi balapan di jalan umum, tetapi sudah kami siapkan lintasan balap yang resmi dan aman," katanya.

 

Lebih lanjut, AKBP Rachmad berharap kejuaraan tersebut mampu menjadi titik awal lahirnya pembalap-pembalap muda asal Kabupaten Pekalongan yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat regional maupun nasional.

 

Selain berorientasi pada pembinaan atlet, penyelenggaraan Drag Bike Kapolres Cup juga memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan. Bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day, ribuan pengunjung yang datang untuk menyaksikan perlombaan turut menggerakkan aktivitas perdagangan di kawasan Alun-alun Kajen.

 

Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka berbagai stan makanan, minuman, hingga produk lokal yang ramai diserbu pengunjung.

 

"Kita berharap kegiatan ini juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pekalongan. Kehadiran peserta dan penonton tentu memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi," jelas Kapolres.

 

Di hadapan seluruh peserta, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan keselamatan selama mengikuti perlombaan. Ia menekankan bahwa prestasi sejati hanya dapat diraih melalui kerja keras serta kepatuhan terhadap seluruh aturan yang berlaku.

 

Tak hanya itu, AKBP Rachmad kembali mengajak seluruh masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk meninggalkan kebiasaan balap liar yang selama ini menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas dan mengganggu ketertiban umum.

 

"Salah satu upaya pencegahan balap liar adalah melalui kegiatan seperti ini. Kami memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa balapan memiliki tempatnya sendiri. Kami berharap ke depan tidak ada lagi balap liar di Kabupaten Pekalongan karena sangat mengganggu masyarakat dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Mari bersama-sama tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama," tegasnya.

 

Melalui penyelenggaraan Drag Bike Kapolres Cup Pemula 2026, Polres Pekalongan berharap olahraga otomotif dapat terus berkembang sebagai sarana pembinaan generasi muda yang positif. Selain melahirkan atlet-atlet berprestasi, kejuaraan ini juga diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas, memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah daerah, komunitas otomotif, dan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyelenggaraan berbagai event olahraga berskala besar di Kabupaten Pekalongan.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp