Satlantas Polres Pekalongan Asah Profesionalisme Lewat Lomba TPTKP dan Olah TKP Kecelakaan Lalu Lintas

Kriminal & Hukum 23 Jun 2026 07:54 3 min read 10 views By Andy Dayak

Share berita ini

Satlantas Polres Pekalongan Asah Profesionalisme Lewat Lomba TPTKP dan Olah TKP Kecelakaan Lalu Lintas
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 Dimanfaatkan untuk Meningkatkan Kompetensi Personel dalam Penanganan Kecelakaan Secara Cepat, Tepat, dan Presisi

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pekalongan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Lomba Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP) dan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan Lalu Lintas yang diselenggarakan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

 

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (22/6/2026) di kawasan Sirkuit Widuri, Kabupaten Pemalang tersebut menjadi ajang penting bagi personel Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas untuk menguji sekaligus meningkatkan kemampuan teknis dalam menangani kecelakaan lalu lintas secara profesional.

 

Lomba ini diikuti oleh personel Unit Gakkum Satlantas dari jajaran ekswil Pekalongan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat PJR Polda Jawa Tengah, tim juri dari Ditlantas Polda Jawa Tengah, serta para Kanit Gakkum bersama anggota Unit Gakkum dari berbagai Polres di wilayah Jawa Tengah.

 

Pelaksanaan lomba tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran dan evaluasi terhadap kemampuan personel dalam melaksanakan tindakan pertama saat terjadi kecelakaan lalu lintas. Kemampuan tersebut dinilai sangat penting karena menjadi faktor penentu dalam proses penyelidikan, pengumpulan barang bukti, hingga pelayanan kepada korban maupun masyarakat yang terdampak.

 

Dalam simulasi yang dilakukan, para peserta dituntut mampu melaksanakan prosedur penanganan kecelakaan secara sistematis, mulai dari pengamanan lokasi kejadian, identifikasi korban dan barang bukti, pengaturan arus lalu lintas, hingga proses olah TKP sesuai standar operasional yang berlaku. Ketepatan dan kecepatan dalam mengambil tindakan menjadi salah satu aspek utama yang dinilai oleh tim juri.

 

Kasat Lantas Polres Pekalongan, Alfian Kharisma Putra, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel Unit Gakkum yang bertugas di lapangan.

 

Menurutnya, penanganan kecelakaan lalu lintas membutuhkan kompetensi khusus karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, proses penegakan hukum, serta upaya mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan secara objektif dan akurat.

 

“Melalui kegiatan ini, personel dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalisme dalam melaksanakan TPTKP serta olah TKP kecelakaan lalu lintas. Penanganan yang cepat, tepat, dan sesuai prosedur akan sangat membantu proses penyelidikan maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKP Alfian.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keikutsertaan Satlantas Polres Pekalongan dalam lomba tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang penegakan hukum lalu lintas.

 

Peningkatan kompetensi personel, kata dia, menjadi kebutuhan penting seiring dengan perkembangan dinamika lalu lintas dan tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, dan humanis. Oleh karena itu, berbagai kegiatan pelatihan, simulasi, hingga perlombaan seperti ini diharapkan mampu menjadi media pembinaan yang efektif bagi anggota di lapangan.

 

Selain mengedepankan aspek kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat sinergi dan koordinasi antarpersonel Satlantas dari berbagai wilayah. Melalui pertukaran pengalaman dan pengetahuan, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dalam pelaksanaan penanganan kecelakaan lalu lintas sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal.

 

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi refleksi bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Semangat transformasi menuju Polri Presisi menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam penanganan kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan kecepatan, ketelitian, dan profesionalisme tinggi.

 

Dengan mengikuti Lomba TPTKP dan Olah TKP Kecelakaan Lalu Lintas ini, Satlantas Polres Pekalongan berharap seluruh personel semakin siap menghadapi berbagai situasi di lapangan serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Profesionalisme yang terus diasah melalui kegiatan semacam ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang menjadi harapan bersama.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp