Rumah Warga di Talun Pekalongan Terbakar, Diduga Dipicu Tungku Kayu yang Ditinggal Menyala

Kriminal & Hukum 15 Jul 2026 07:41 3 min read 6 views By Andy Dayak

Share berita ini

Rumah Warga di Talun Pekalongan Terbakar, Diduga Dipicu Tungku Kayu yang Ditinggal Menyala
Pemilik Rumah Selamat, Dapur dan Ruang Belakang Hangus Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp15 Juta

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Sebuah rumah milik warga di Dukuh Kemlaten, Desa Krompeng, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, mengalami kebakaran pada Selasa (14/7/2026) pagi. Peristiwa yang diduga dipicu api dari tungku kayu bakar tersebut menghanguskan sebagian bangunan rumah, terutama area dapur dan ruang belakang. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

 

Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta. Berkat kesigapan warga bersama aparat kepolisian dan TNI, kobaran api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.

 

Kapolsek Talun Iptu Heru Santoso, S.H., saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menjelaskan, laporan pertama diterima Polsek Talun setelah warga melihat kepulan asap tebal keluar dari rumah milik Darsuni (57), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Dukuh Kemlaten, Desa Krompeng.

 

> "Begitu menerima laporan, anggota Polsek Talun langsung menuju lokasi bersama unsur Koramil untuk membantu warga memadamkan api sekaligus mengamankan lokasi kejadian," ujar Iptu Heru Santoso.

 

 

 

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan sejumlah saksi, kebakaran diduga berawal ketika korban memasak menggunakan tungku berbahan bakar kayu pada pagi hari. Setelah menyalakan api untuk memasak, korban kemudian meninggalkan dapur guna membeli bumbu masakan di warung terdekat. Saat itu, api pada tungku masih dalam kondisi menyala.

 

Sekitar pukul 10.00 WIB, seorang saksi yang berada tidak jauh dari lokasi melihat asap tebal mengepul dari bagian dapur rumah korban. Menyadari adanya kebakaran, saksi segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

 

Mendengar teriakan tersebut, warga berbondong-bondong mendatangi lokasi sambil membawa peralatan seadanya untuk memadamkan api. Kobaran api dengan cepat membesar karena sebagian besar konstruksi dapur terbuat dari papan kayu. Api kemudian merembet ke ruang belakang rumah sehingga menimbulkan kepanikan warga.

 

Tak lama berselang, personel Polsek Talun bersama anggota Koramil tiba di lokasi dan langsung bergabung dengan warga melakukan upaya pemadaman serta pengamanan area sekitar agar api tidak semakin meluas.

 

Berkat kerja sama yang sigap antara masyarakat, aparat kepolisian, dan TNI, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB. Keberhasilan tersebut mencegah api menjalar ke bangunan lain yang berada cukup dekat dengan lokasi kebakaran.

 

Akibat peristiwa tersebut, rumah berukuran kurang lebih 7 x 7 meter mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dapur dan ruang belakang. Meski demikian, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

 

Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh api tungku kayu bakar yang masih menyala saat ditinggalkan pemilik rumah. Kondisi angin yang bertiup cukup kencang diduga mempercepat rambatan api ke dinding dan atap rumah yang sebagian besar berbahan papan kayu.

 

Kapolsek Talun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku kayu maupun peralatan memasak lainnya. Ia mengingatkan agar api dipastikan benar-benar padam sebelum rumah ditinggalkan, meskipun hanya untuk waktu yang singkat.

 

"Kewaspadaan dalam penggunaan api sangat penting, terutama pada rumah yang masih menggunakan material kayu. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur agar kejadian serupa tidak terulang," pesannya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama saat musim kemarau ketika kondisi cuaca cenderung panas dan angin dapat mempercepat penyebaran api. Kolaborasi cepat antara warga dan aparat dalam penanganan kebakaran juga menjadi faktor penting yang berhasil meminimalkan dampak kerusakan dalam kejadian tersebut.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp