Brass Bress Boxing II Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Salurkan Bakat Generasi Muda dan Tekan Kenakalan Remaja

Olahraga 12 Jul 2026 08:17 4 min read 6 views By Andy Dayak

Share berita ini

Brass Bress Boxing II Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Salurkan Bakat Generasi Muda dan Tekan Kenakalan Remaja
Diikuti 76 petinju dari berbagai daerah, ajang Brass Bress Boxing II menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus upaya Polres Pekalongan membangun karakter generasi muda melalui olahraga, menjauhkan remaja dari tawuran dan balap liar menuju prestasi.

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Polres Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus membina potensi generasi muda melalui penyelenggaraan Brass Bress Boxing II yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan tinju amatir yang berlangsung di GSP Resto & Cafe, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (11/7/2026), berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat maupun pecinta olahraga tinju.

 

Sebanyak 76 atlet tinju dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa olahraga tinju semakin diminati sekaligus memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai cabang olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di Kabupaten Pekalongan.

 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., Ketua KONI Kabupaten Pekalongan Suryono, S.Ag., jajaran pejabat utama Polres Pekalongan, pengurus Pertina Kabupaten Pekalongan, tamu undangan, serta para atlet yang akan bertanding.

 

Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryono, mengapresiasi penyelenggaraan Brass Bress Boxing II yang dinilai mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta maupun masyarakat menjadi indikator bahwa olahraga tinju memiliki masa depan yang menjanjikan di Kabupaten Pekalongan.

 

"Antusiasme masyarakat dan para pecinta olahraga malam ini sangat luar biasa. Terlihat dari sekitar 76 atlet yang ikut ambil bagian. Kami berharap ajang ini menjadi wadah pembibitan atlet-atlet tinju berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan," ujar Suryono.

 

Ia juga berharap pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan olahraga tinju, salah satunya dengan menghadirkan fasilitas ring tinju yang representatif. Dengan sarana latihan yang memadai, proses pembinaan atlet diyakini akan berjalan lebih optimal sehingga mampu melahirkan petinju-petinju berprestasi hingga tingkat nasional.

 

Lebih dari sekadar mengejar prestasi, Suryono menilai olahraga tinju memiliki nilai edukatif yang mampu membentuk karakter generasi muda menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab. Menurutnya, olahraga dapat menjadi media efektif untuk mengalihkan energi anak muda ke arah yang lebih positif sehingga mampu mencegah munculnya aksi tawuran maupun perkelahian di lingkungan masyarakat.

 

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa Brass Bress Boxing II merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan hari jadi Polri, tetapi juga mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat edukatif, kompetitif, dan membangun.

 

"Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Sebelumnya kami telah menggelar berbagai event seperti turnamen sepak bola, badminton, kontes burung berkicau, merpati kolong hingga drag bike. Semua ini merupakan bentuk sinergi Polri bersama masyarakat melalui kegiatan yang positif," ungkap Kapolres.

 

Menurut AKBP Rachmad, keikutsertaan 76 petinju dalam kejuaraan tersebut menjadi modal awal yang sangat baik bagi pembinaan atlet tinju di Kabupaten Pekalongan. Ia optimistis dari ajang tersebut akan lahir petinju-petinju muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

 

Lebih jauh, Kapolres menegaskan bahwa penyelenggaraan Brass Bress Boxing II merupakan bagian dari strategi preventif Polres Pekalongan dalam menekan berbagai bentuk kenakalan remaja, khususnya aksi tawuran, perkelahian antarkelompok, hingga balap liar yang kerap meresahkan masyarakat.

 

"Tujuan utama kegiatan ini adalah mengurangi aktivitas negatif di kalangan remaja seperti tawuran dan balap liar. Melalui olahraga tinju, energi dan semangat mereka kita arahkan menjadi prestasi. Kami berharap tahun depan kegiatan ini dapat digelar lebih besar lagi dengan peserta dari seluruh Jawa Tengah," jelasnya.

 

Di hadapan para atlet, AKBP Rachmad juga memberikan pesan moral agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia mengingatkan bahwa kemenangan sejati tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bertanding, tetapi juga oleh sikap saling menghormati dan menjaga persaudaraan.

 

"Junjung tinggi sportivitas dan kendalikan emosi. Ingat, di atas ring kita bertanding, di luar ring kita tetap bersaudara. Tunjukkan kemampuan kalian di atas ring, bukan di lapangan dan bukan di jalanan," tegas Kapolres.

 

Semangat sportivitas yang ditunjukkan para peserta sepanjang pertandingan menjadi gambaran bahwa olahraga mampu menjadi sarana efektif dalam membangun karakter, kedisiplinan, keberanian, serta rasa saling menghargai antarsesama. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan upaya Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

 

Melalui penyelenggaraan Brass Bress Boxing II, Polres Pekalongan tidak hanya menghadirkan hiburan olahraga bagi masyarakat, tetapi juga mempertegas komitmennya dalam mendukung pembinaan atlet muda serta menciptakan ruang-ruang positif bagi generasi penerus bangsa. Ajang ini diharapkan terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan petinju-petinju berprestasi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Pekalongan yang aman, sehat, dan berprestasi.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp