Ribuan Warga Padati Alun-alun Kajen, Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah, Aman, dan Dongkrak Ekonomi UMKM

Olahraga 21 Jul 2026 07:16 4 min read 4 views By Andy Dayak

Share berita ini

Ribuan Warga Padati Alun-alun Kajen, Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah, Aman, dan Dongkrak Ekonomi UMKM
Sekitar 1.500 masyarakat memadati Alun-alun Kajen menyaksikan final Piala Dunia 2026 Spanyol kontra Argentina. Momentum kebersamaan yang digelar Pemkab Pekalongan bersama Forkopimda ini tidak hanya menghadirkan euforia sepak bola dunia, tetapi juga menggerakkan perekonomian pelaku UMKM serta berlangsung aman dan kondusif hingga pertandingan usai.

KAJEN | RAKYATCERDAS.MY.ID – Suasana Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, berubah menjadi lautan manusia saat ribuan warga memadati kawasan Jalan Mandurorejo untuk mengikuti nonton bareng (nobar) laga puncak Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina, Senin (20/7/2026) dini hari. Diperkirakan sekitar 1.500 masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Pekalongan hadir memeriahkan kegiatan yang berlangsung sejak pukul 02.00 WIB hingga pertandingan berakhir pada pukul 06.02 WIB.

 

Kegiatan nobar yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut menjadi magnet bagi masyarakat. Sejak dini hari, warga telah memadati area Alun-alun Kajen untuk menyaksikan secara langsung pertandingan sepak bola paling bergengsi di dunia melalui layar lebar yang disiapkan panitia.

 

Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menghadirkan nuansa kebersamaan yang begitu kuat. Berbagai kalangan, mulai dari anak muda, keluarga, komunitas pecinta sepak bola hingga masyarakat umum, tampak larut dalam semangat persaudaraan tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan tim yang didukung.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Bupati Pekalongan Sukirman, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf. Muhamad Nurul Chabibi, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Conny Novita Sahetapy Engel, Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memenuhi kawasan Alun-alun Kajen.

 

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman menyampaikan bahwa penyelenggaraan nobar Final Piala Dunia 2026 tidak hanya dimaksudkan sebagai hiburan bagi masyarakat, melainkan juga menjadi media untuk mempererat persatuan dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat Kabupaten Pekalongan.

 

"Melalui kegiatan ini kita bisa merasakan semangat kebersamaan. Selain itu, kami berharap kegiatan nobar ini juga mampu meningkatkan perekonomian UMKM dan para pedagang di sekitar Alun-alun Kajen," ujar Sukirman.

 

Menurutnya, final Piala Dunia merupakan momentum bersejarah yang dinantikan masyarakat dunia. Oleh karena itu, kehadiran pemerintah dalam memfasilitasi masyarakat menyaksikan pertandingan secara bersama-sama diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga sepak bola sekaligus membangun ruang interaksi sosial yang positif.

 

Di sisi lain, penyelenggaraan nobar juga memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan. Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar Alun-alun Kajen tampak ramai diserbu pengunjung. Berbagai jenis kuliner, minuman, hingga makanan ringan laris dibeli masyarakat yang menikmati suasana pertandingan sejak dini hari.

 

Atmosfer pertandingan berlangsung begitu semarak. Sejak peluit awal dibunyikan, ribuan pasang mata tertuju pada layar lebar. Sorak sorai, tepuk tangan, hingga yel-yel dukungan silih berganti menggema setiap kali Spanyol maupun Argentina menciptakan peluang berbahaya di depan gawang lawan.

 

Laga yang berlangsung ketat tersebut akhirnya dimenangkan Spanyol dengan skor tipis 1-0 atas Argentina. Gol semata wayang yang tercipta menjadi penentu keberhasilan tim Matador mengangkat trofi Piala Dunia 2026 sekaligus memantik luapan kegembiraan para pendukungnya yang hadir di Alun-alun Kajen.

 

Meski suasana berlangsung penuh euforia, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan tertib. Personel gabungan dari Polres Pekalongan, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur pengamanan lainnya tampak berjaga di sejumlah titik untuk memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan.

 

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan nobar merupakan hasil sinergi seluruh unsur pengamanan bersama masyarakat.

 

"Alhamdulillah kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia di Alun-alun Kajen berjalan aman, tertib, dan lancar. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga ketertiban serta kepada seluruh personel pengamanan yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman," ungkap Kapolres.

 

Keberhasilan pelaksanaan nobar Final Piala Dunia 2026 tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban menjadi cerminan kuatnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Forkopimda, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat.

 

Momentum tersebut tidak hanya meninggalkan kenangan manis bagi para pecinta sepak bola, tetapi juga menunjukkan bahwa kegiatan berskala besar dapat terselenggara dengan aman, tertib, serta memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Euforia kemenangan Spanyol pun menutup pagi di Alun-alun Kajen dengan suasana penuh kegembiraan, sekaligus menjadi bukti bahwa semangat sportivitas mampu menyatukan ribuan warga dalam harmoni kebersamaan.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp