Geger Penemuan Mayat Tanpa Identitas Membusuk di Lahan Perhutani Kesesi Pekalongan

Kriminal & Hukum 12 Sep 2026 19:20 2 min read 6 views By ANDY DAYAK

Share berita ini

Geger Penemuan Mayat Tanpa Identitas Membusuk di Lahan Perhutani Kesesi Pekalongan
Jasad pertama kali ditemukan oleh Casdi (50), seorang petani setempat yang hendak berangkat bekerja. Saat berjalan di sekitar lokasi, ia mendapati bau tak sedap yang sangat menyengat.

Pekalongan - Warga Dukuh Semampir, Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di area lahan Perhutani, Jumat (11/9/2026) pagi. Kondisi jasad pria lansia tersebut ditemukan sudah membusuk dan sebagian tubuhnya mengering.

Jasad pertama kali ditemukan oleh Casdi (50), seorang petani setempat yang hendak berangkat bekerja. Saat berjalan di sekitar lokasi, ia mendapati bau tak sedap yang sangat menyengat.

"Saksi kemudian mengecek lingkungan sekitar untuk mencari sumber bau tersebut dan menemukan sesosok mayat dalam keadaan membusuk di area lahan Perhutani," kata Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, S.H. saat dikonfirmasi, Jumat (11/9/2026).

Melihat hal itu, Casdi langsung memanggil rekannya, Tamprin (41), yang juga melintas di dekat lokasi. Keduanya lantas melaporkan penemuan tersebut kepada perangkat desa setempat, yang diteruskan ke Polsek Kesesi.

Petugas kepolisian bersama Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Pekalongan dan tim medis RSUD Kajen langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta evakuasi jasad korban.

Iptu Suwarti menjelaskan, lokasi ditemukannya jasad korban berada jauh dari pemukiman warga. Dari hasil pemeriksaan medis di RSUD Kajen, korban diperkirakan berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 60 tahun dengan tinggi badan 160 cm.

"Saat ditemukan, korban mengenakan baju hem kotak-kotak warna merah, celana kain pendek, dan sarung motif kotak-kotak warna kuning. Kondisi mayat sebagian besar sudah mengering, kulit serta daging di bagian tangan dan kaki tinggal tulang-belulang. Kedua telapak kaki serta bagian siku hingga telapak tangan sudah tidak ada," beber Iptu Suwarti.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, sosok pria tersebut sempat terlihat berada di jalanan Dukuh Semampir sekitar satu bulan lalu untuk mengemis atau meminta makanan. Namun, tidak ada satu pun warga yang mengenali identitas maupun asal-usulnya.

Diduga kuat, korban merupakan orang terlantar atau gelandangan yang meninggal dunia karena sakit di area lahan tersebut.

"Dugaan sementara korban merupakan orang hidup terlantar atau gelandangan. Karena identitasnya tidak ditemukan dan setelah proses pemeriksaan medis selesai, jenazah dimakamkan di pemakaman wilayah Dukuh Semampir, Desa Kesesi," pungkas Iptu Suwarti. 

Ad
Iklan media
Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles