Ribuan Kicau Mania Padati Lapangan Setda, Kapolres Pekalongan Cup 4 Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Lapangan belakang Kantor Setda Kabupaten Pekalongan berubah menjadi lautan pecinta burung berkicau pada Minggu (21/6/2026). Sebanyak 1.180 peserta dari berbagai daerah memadati arena untuk mengikuti Festival dan Lomba Burung Berkicau Kapolres Pekalongan Cup 4 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan Polres Pekalongan tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan para penghobi burung atau kicau mania dari berbagai wilayah. Tidak hanya berasal dari Kabupaten Pekalongan dan daerah sekitarnya, peserta juga datang dari berbagai kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Jawa Barat untuk bersaing dalam puluhan kelas perlombaan yang dipertandingkan.
Atmosfer kompetisi sudah terasa sejak pagi hari. Deretan sangkar burung menggantung rapi di arena lomba, sementara para peserta tampak antusias mempersiapkan burung andalan mereka untuk tampil maksimal di hadapan dewan juri. Suara kicauan yang bersahutan menciptakan suasana khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghobi maupun masyarakat yang hadir menyaksikan perlombaan.
Pembukaan kegiatan dihadiri Kapolres Pekalongan, Rachmad C. Yusuf, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul, Wakapolres M. Farid Amirullah, jajaran pejabat utama Polres Pekalongan, panitia pelaksana, peserta lomba, serta masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa Kapolres Cup telah berkembang menjadi salah satu event bergengsi di kalangan kicau mania. Tingginya jumlah peserta yang terus meningkat setiap tahun menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga dan hobi burung berkicau.
Menurutnya, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Pekalongan, tetapi juga dari berbagai kota di luar daerah bahkan luar provinsi. Hal tersebut menjadi bukti bahwa Kapolres Pekalongan Cup telah memiliki daya tarik tersendiri dan mendapat tempat di hati para penghobi burung berkicau.
Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, juri, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sehingga dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Dukungan dari berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan lomba dari tahun ke tahun.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf menegaskan bahwa penyelenggaraan Kapolres Cup tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan juga sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Menurut Kapolres, berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun kedekatan dan komunikasi yang harmonis dengan warga. Melalui kegiatan seperti lomba burung berkicau, tercipta ruang interaksi yang positif antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.
Kapolres juga memberikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah. Kehadiran peserta dari Jawa Timur dan Jawa Barat menjadi indikator bahwa ajang tersebut semakin dikenal luas di kalangan komunitas burung berkicau nasional.
Lebih lanjut, Rachmad menilai bahwa hobi memelihara burung berkicau bukanlah kegiatan yang sederhana. Dibutuhkan kesabaran, ketelatenan, keterampilan, serta komitmen yang tinggi dalam merawat dan melatih burung agar mampu tampil optimal di arena perlombaan.
Karena itu, Kapolres Cup menjadi wadah yang tepat bagi para penghobi untuk menunjukkan hasil kerja keras mereka selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun dalam membina kualitas burung peliharaan.
Selain menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi, kegiatan tersebut juga membawa dampak positif bagi sektor ekonomi masyarakat. Ribuan peserta dan pengunjung yang hadir turut menggerakkan aktivitas pelaku usaha di sekitar lokasi lomba, mulai dari pedagang makanan dan minuman, pelaku UMKM, hingga berbagai usaha pendukung lainnya.
"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sehingga Polri semakin dekat dengan masyarakat sekaligus dapat membantu memajukan perekonomian warga sekitar," ujar Kapolres.
Dalam penyelenggaraan Kapolres Pekalongan Cup 4, panitia mempertandingkan sebanyak 30 kelas lomba yang mencakup berbagai jenis burung favorit para penghobi. Beberapa kategori yang diperlombakan antara lain Murai Batu, Murai Muda, Cucak Hijau, Kacer, Kenari, Anis Merah, hingga Sirtu.
Adapun sejumlah kelas yang menjadi magnet utama peserta di antaranya Kelas Bhayangkara 80, Kelas Kapolres, Kelas Wakapolres, Kelas Kapolsek, serta Kelas Kota Santri yang berlangsung dengan persaingan ketat dan penuh sportivitas.
Menutup sambutannya, Kapolres mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama perlombaan berlangsung. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga mampu memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang hadir.
Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari seribu orang dan dukungan berbagai komunitas dari lintas provinsi, Kapolres Pekalongan Cup 4 kembali membuktikan diri sebagai salah satu agenda kicau mania terbesar di wilayah Pekalongan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang adu kualitas burung berkicau, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antarhobiis sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.
Related Articles