Kantor Desa Rowolaku Butuh Renovasi, Plafon Bolong dan Kayu Rapuh Ganggu Pelayanan Warga
PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Kondisi memprihatinkan terlihat di Kantor Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Sejumlah bagian bangunan, khususnya di ruang kepala desa dan aula balai desa, mengalami kerusakan cukup serius dan dinilai perlu segera dilakukan renovasi demi menunjang kenyamanan pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Kamis (16/4/2026), bagian plafon atau eternit di beberapa titik tampak bolong cukup besar. Bahkan, struktur kayu penyangga di atasnya terlihat sudah rapuh dan lapuk dimakan usia. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika ruangan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan perangkat desa maupun warga yang datang mengurus administrasi.
Di ruang kepala desa, lubang pada plafon terlihat menganga, memperlihatkan rangka atap yang sudah mulai keropos. Sementara di aula balai desa, kondisi serupa juga ditemukan dengan tingkat kerusakan yang cukup mengkhawatirkan. Beberapa bagian bahkan menunjukkan tanda-tanda lembab dan berjamur akibat rembesan air saat hujan turun.
Kepala Desa Rowolaku, Sugiono, saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya telah berupaya melakukan perbaikan sejak awal masa kepemimpinannya. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama sehingga renovasi yang dilakukan belum bisa menyentuh seluruh bagian bangunan.
“Di awal menjabat, kami sudah melakukan renovasi menggunakan anggaran bagi hasil retribusi. Tapi memang nilainya tidak besar, jadi hanya bisa untuk perbaikan ringan saja, belum bisa meng-cover semuanya,” ujar Sugiono.
Ia menambahkan, kondisi bangunan yang sudah cukup tua menjadi faktor utama kerusakan yang kini semakin meluas. Seiring berjalannya waktu, material seperti kayu dan plafon mengalami penurunan kualitas yang signifikan.
Menurutnya, kebutuhan renovasi saat ini sudah mendesak, mengingat kantor desa merupakan pusat pelayanan masyarakat. Kenyamanan dan keamanan warga yang datang harus menjadi prioritas utama agar pelayanan publik dapat berjalan optimal.
“Kami berharap ada perhatian dari pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun instansi lainnya, agar bisa membantu renovasi kantor desa ini. Karena ini menyangkut pelayanan masyarakat secara langsung,” imbuhnya.
Selain berdampak pada kenyamanan, kondisi bangunan yang rusak juga berpotensi menghambat aktivitas pemerintahan desa, terutama saat cuaca buruk. Kebocoran atap dan plafon yang rusak bisa mengganggu kegiatan administrasi maupun pertemuan di aula desa.
Warga yang datang ke kantor desa pun diharapkan bisa mendapatkan pelayanan yang layak dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Oleh karena itu, upaya renovasi menyeluruh dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa lagi ditunda.
Dengan kondisi yang ada saat ini, Pemerintah Desa Rowolaku berharap adanya dukungan anggaran tambahan agar perbaikan dapat segera direalisasikan secara menyeluruh, sehingga fungsi kantor desa sebagai pusat pelayanan publik dapat berjalan maksimal.