Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pekalongan Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Aksi Donor Darah Bersama Lintas Instansi
Pekalongan || rakyatcerdas.my.id – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pekalongan menggelar kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung di Aula Setia Polres Pekalongan, Rabu (17/6/2026), dengan melibatkan berbagai unsur lintas instansi yang bersinergi untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.
Kegiatan donor darah yang diprakarsai oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pekalongan itu terselenggara atas kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, ditandai dengan ratusan pendaftar yang hadir untuk berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.
Tidak hanya diikuti oleh personel Polres Pekalongan, kegiatan donor darah juga melibatkan personel TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Pekalongan, Satpol PP Kabupaten Pekalongan, serta Bhayangkari Cabang Pekalongan. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol kuatnya sinergitas antarinstansi dalam mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang memiliki makna lebih dari sekadar seremoni. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi Polri dalam membantu sesama dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Setiap tetes darah yang didonorkan memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar dan dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama,” ujar AKBP Rachmad.
Ia menegaskan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya momentum untuk mengenang perjalanan panjang institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk terus meningkatkan pelayanan dan kebermanfaatan bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan donor darah sekaligus menjadi wadah untuk mempererat hubungan dan kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun melalui aksi sosial semacam ini merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kehadiran Polri harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Salah satunya melalui aksi donor darah yang membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Pekalongan,” tambahnya.
Kegiatan donor darah tersebut juga mendapat apresiasi dari para peserta yang hadir. Selain membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan, aksi kemanusiaan itu dinilai mampu menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini, Polres Pekalongan berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Pekalongan. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menanamkan semangat solidaritas, kepedulian sosial, dan nilai kemanusiaan yang semakin kuat di lingkungan instansi pemerintah maupun masyarakat luas.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Pekalongan pun tidak hanya menjadi ajang refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Aksi donor darah yang digelar Polres Pekalongan menjadi bukti bahwa semangat pengabdian dapat diwujudkan melalui langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi kehidupan banyak orang.
Related Articles