Air PDAM Tirta Kajen Mati Sejak Kamis Siang, Warga Amaranthy Residence Keluhkan Pelayanan

Terkini 24 Apr 2026 07:04 3 min read 76 views By Andy Dayak
Air PDAM Tirta Kajen Mati Sejak Kamis Siang, Warga Amaranthy Residence Keluhkan Pelayanan
Pasokan air bersih terhenti tanpa pemberitahuan sejak Kamis pukul 14.00 WIB, warga kecewa karena aktivitas rumah tangga terganggu

KAJEN | rakyatcerdas.my.id – Sejumlah pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kajen mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih ke rumah mereka sejak Kamis (23/4/2026) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga Jumat pagi, aliran air di sejumlah wilayah masih belum kembali normal. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan warga lantaran gangguan terjadi tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PDAM.

 

Salah satu kawasan yang terdampak adalah Perumahan Amaranthy Residence, Dukuh Mekar Agung, RT 02 RW 08, Desa Kebonagung, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Warga di kawasan tersebut mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari.

 

Keluhan disampaikan oleh dua pelanggan, Nata Wijaya dan Faruq. Keduanya menilai pelayanan PDAM Tirta Kajen perlu ditingkatkan, terutama dalam hal komunikasi kepada pelanggan saat terjadi gangguan distribusi air.

 

“Air mati sejak Kamis siang sekitar pukul dua. Sampai pagi ini belum juga mengalir. Kami sangat kecewa karena tidak ada pemberitahuan sama sekali dari pihak PDAM,” ujar Nata Wijaya kepada rakyatcerdas.my.id, Jumat (24/4/2026).

 

Menurut Nata, terhentinya aliran air selama berjam-jam bahkan hingga keesokan harinya telah mengganggu berbagai aktivitas rumah tangga. Mulai dari mandi, mencuci, memasak, hingga kebutuhan sanitasi lainnya menjadi terhambat.

 

Bahkan, pada Jumat pagi, ia terpaksa mengambil air dari rumah tetangga untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarganya. Situasi tersebut dinilai sangat merepotkan, terlebih ketika gangguan terjadi secara mendadak tanpa informasi sebelumnya.

 

“Pagi tadi saya sampai harus ngusung air dari rumah tetangga. Mau bagaimana lagi, kebutuhan di rumah harus tetap jalan. Sangat merepotkan kalau kondisi seperti ini terjadi tanpa pemberitahuan,” ungkapnya.

 

Hal senada juga disampaikan Faruq. Ia berharap pihak PDAM Tirta Kajen dapat lebih sigap dalam menyampaikan informasi kepada pelanggan, terutama jika terjadi gangguan teknis atau perbaikan jaringan.

 

Menurutnya, pemberitahuan lebih awal sangat penting agar warga dapat melakukan langkah antisipasi, seperti menampung air sebagai cadangan sebelum aliran dihentikan.

 

“Kalau ada informasi sebelumnya, kami tentu bisa bersiap. Minimal menampung air untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai pelanggan dibuat kesulitan dan bingung seperti ini,” kata Faruq.

 

Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang sangat vital bagi masyarakat. Karena itu, gangguan distribusi dalam waktu lama tanpa informasi yang jelas dapat berdampak langsung terhadap aktivitas dan kenyamanan warga.

 

Warga berharap Perumda Air Minum Tirta Kajen segera memperbaiki gangguan yang terjadi serta memberikan penjelasan resmi terkait penyebab terhentinya pasokan air. Selain itu, sistem komunikasi kepada pelanggan juga diharapkan dapat ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

 

Hingga berita ini diturunkan, aliran air bersih di Perumahan Amaranthy Residence dan sejumlah wilayah sekitarnya masih dilaporkan belum sepenuhnya normal. Warga berharap pasokan air dapat segera kembali mengalir agar aktivitas rumah tangga dapat berjalan lancar seperti biasa.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp