Polisi Rangkul ODGJ Mengamuk di Kalipancur, Evakuasi Berlangsung Humanis

Kriminal & Hukum 14 Aug 2026 07:49 4 min read 6 views By Andy Dayak

Share berita ini

Polisi Rangkul ODGJ Mengamuk di Kalipancur, Evakuasi Berlangsung Humanis
Warga Terluka Diserang, Polsek Bojong Gandeng Pemdes, Dinsos dan Tim Medis untuk Pastikan Penanganan Aman dan Manusiawi

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Respons cepat aparat kepolisian kembali terlihat dalam menangani situasi yang melibatkan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Seorang warga bernama Ulil dilaporkan mengamuk dan menyerang tetangganya di Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Kamis (13/8/2026) sore.

 

Namun, penanganan terhadap Ulil tidak dilakukan dengan tindakan represif. Petugas Polsek Bojong justru memilih pendekatan humanis dengan berusaha menenangkan yang bersangkutan sebelum dilakukan evakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Situasi sempat membuat warga sekitar khawatir setelah Ulil dilaporkan mengamuk dan menyerang seorang tetangganya, Wanudi.

 

Akibat kejadian itu, Wanudi mengalami luka terbuka pada bagian atas alis mata sebelah kiri. Warga kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian agar situasi dapat ditangani dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

 

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Bojong langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, polisi tidak serta-merta mengambil tindakan keras, melainkan melakukan koordinasi dengan kepala desa, perangkat desa, Dinas Sosial, serta tenaga medis.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan berlangsung aman, baik bagi masyarakat maupun bagi Ulil sendiri.

 

Kapolsek Bojong AKP Wastono, S.H., mengatakan keselamatan seluruh pihak menjadi prioritas utama dalam penanganan tersebut. Menurutnya, ODGJ merupakan bagian dari masyarakat yang tetap memiliki hak untuk mendapatkan pertolongan dan perlakuan secara manusiawi.

 

"Yang kami utamakan adalah keselamatan semua pihak. Kami berusaha menenangkan yang bersangkutan dengan pendekatan yang humanis, bukan dengan tindakan yang dapat membuat situasi semakin tegang," kata Wastono.

 

Setelah kondisi mulai terkendali, petugas secara perlahan mendampingi Ulil keluar dari rumah. Suasana yang sebelumnya sempat menegangkan kemudian berubah lebih tenang.

 

Polisi bahkan terlihat merangkul dan menuntun Ulil berjalan kaki menyusuri jalan desa menuju ambulans. Pendekatan tersebut dilakukan agar proses evakuasi tidak menimbulkan kepanikan ataupun perlawanan yang berpotensi membahayakan Ulil maupun warga di sekitarnya.

 

Dengan penuh kehati-hatian, petugas terus mendampingi hingga Ulil berhasil dibawa menuju ambulans RS H.A. Zaky Djunaid. Setelah berada di dalam ambulans, Ulil kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis serta pemeriksaan kejiwaan lebih lanjut.

 

Sementara itu, Wanudi yang mengalami luka akibat insiden tersebut juga telah diamankan untuk mendapatkan penanganan yang diperlukan.

 

Bukan Sekadar Persoalan Keamanan

Kapolsek Bojong AKP Wastono menegaskan bahwa penanganan terhadap ODGJ tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan keamanan. Dalam kondisi tertentu, dibutuhkan kepedulian, kesabaran, serta koordinasi lintas sektor agar persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan korban tambahan.

 

"ODGJ tetap bagian dari masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Karena itu, kami bersama pemerintah desa, Dinas Sosial dan tenaga medis berupaya memberikan penanganan yang aman, tepat dan manusiawi," ujarnya.

 

Menurut Wastono, keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam proses evakuasi. Polisi memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban, sementara pemerintah desa, Dinas Sosial, serta tenaga medis memiliki peran dalam memastikan warga yang mengalami gangguan kejiwaan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya.

 

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang cepat memberikan informasi kepada kepolisian. Kecepatan laporan dinilai sangat membantu petugas untuk segera datang ke lokasi sebelum situasi berkembang lebih jauh.

 

"Kecepatan masyarakat dalam melapor sangat membantu. Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, proses evakuasi berjalan aman dan situasi kembali kondusif," kata Wastono.

 

Setelah Ulil berhasil dievakuasi menuju rumah sakit, kondisi di sekitar lokasi kembali normal. Warga yang sebelumnya berkumpul dan menyaksikan proses penanganan pun dapat kembali menjalankan aktivitasnya.

 

Peristiwa di Kalipancur tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan persoalan sosial yang bersinggungan dengan keamanan membutuhkan cara yang terukur. Ketegasan aparat tetap diperlukan untuk melindungi masyarakat, tetapi pendekatan yang tenang dan manusiawi menjadi penting ketika berhadapan dengan warga yang membutuhkan pertolongan medis dan psikologis.

 

Bagi masyarakat, kejadian tersebut juga menjadi pengingat agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi ODGJ yang sedang mengalami krisis. Pelaporan kepada aparat maupun pihak terkait dapat menjadi langkah awal untuk mencegah terjadinya korban sekaligus memastikan warga yang membutuhkan pertolongan memperoleh penanganan secara layak.

 

Di tengah situasi yang sempat memicu kekhawatiran warga, kehadiran cepat polisi bersama pemerintah desa, Dinas Sosial dan tenaga medis akhirnya mampu mengendalikan keadaan. Ulil berhasil dievakuasi untuk mendapatkan perawatan, sementara situasi di Desa Kalipancur kembali aman dan kondusif.

 

rakyatcerdas.my.id – Ketika keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, penanganan persoalan di tengah masyarakat tidak harus berakhir dengan tindakan keras.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp