Warung Kaki Lima di Sragi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Pekalongan | rakyatcerdas.my.id — Kebakaran hebat melanda sebuah warung kaki lima di Dukuh Ringinpitu, Kelurahan Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu malam (11/04/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan warung yang berada di pinggir jalan dan sempat membuat panik warga sekitar.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Sragi AKP Turkhan, S.H membenarkan adanya kejadian kebakaran tersebut. Ia menyampaikan bahwa warung yang terbakar merupakan warung kaki lima yang berada di kawasan Dukuh Ringinpitu.
“Benar, telah terjadi kebakaran pada warung kaki lima yang berada di pinggir jalan, tepatnya di Dukuh Ringinpitu, Kelurahan Sragi,” ujar AKP Turkhan, Minggu (12/04/2026).
Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, kebakaran bermula saat seorang pedagang pukis bernama Wahyu (33) tengah berjualan di sekitar lokasi. Saat itu, lampu pada gerobak dagangannya tiba-tiba mati. Mengira pulsa listrik habis, Wahyu kemudian berinisiatif untuk membereskan dagangannya.
Namun, di tengah aktivitas tersebut, Wahyu justru melihat kobaran api muncul dari dalam warung penggorengan chicken yang berada tepat di sebelah utara gerobaknya. Melihat situasi yang berpotensi membahayakan, ia langsung bertindak cepat dengan menggeser gerobak miliknya serta beberapa gerobak lain di sekitar lokasi, termasuk gerobak chicken yang berada dekat sumber api.
Kobaran api dengan cepat membesar dan membumbung tinggi ke udara. Bahkan, api sempat menyambar kabel telepon serta menjalar ke bagian teras samping rumah milik warga setempat, Lauw Kiat Tien (78). Kondisi tersebut membuat suasana menjadi semakin mencekam dan memicu kepanikan warga.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera berdatangan ke lokasi dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sragi. Sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran, anggota Polsek bersama warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Upaya pemadaman akhirnya mendapat bantuan dari tim pemadam kebakaran. Sekitar pukul 23.45 WIB, armada pemadam dari Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang tiba di lokasi kejadian. Berkat kerja sama antara petugas dan warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 24.00 WIB.
“Sekitar pukul 23.45 WIB, tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Pekalongan dan juga Pemalang tiba di lokasi dan pukul 24.00 WIB, api berhasil dipadamkan,” jelas AKP Turkhan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp15 juta. Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menduga kuat penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik di dalam warung penggorengan chicken.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak aman, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.