Turnamen Mobile Legends di Mapolres Pekalongan Diserbu Gen Z, Polisi Ajak Anak Muda Salurkan Hobi ke Arah Positif

Kriminal & Hukum 12 Apr 2026 07:27 3 min read 9 views By Andy Dayak
Turnamen Mobile Legends di Mapolres Pekalongan Diserbu Gen Z, Polisi Ajak Anak Muda Salurkan Hobi ke Arah Positif
Ratusan peserta ramaikan “Kapolres Pekalongan E-Sport Cup”, jadi ajang adu strategi sekaligus pererat hubungan polisi dan generasi muda

Pekalongan | rakyatcerdas.my.id – Suasana berbeda tampak di Mapolres Pekalongan, Sabtu (11/4/2026). Ratusan pemuda yang didominasi Generasi Z (Gen Z) memadati lokasi tersebut sejak pagi hari. Namun, kehadiran mereka bukan untuk urusan hukum, melainkan mengikuti turnamen e-sport bergengsi bertajuk “Kapolres Pekalongan E-Sport Cup: Mobile Legends”.

 

Kegiatan yang digelar selama dua hari, 11 hingga 12 April 2026 ini berlangsung di Aula Setia Mapolres Pekalongan. Ruangan yang biasanya digunakan untuk kegiatan formal kepolisian tersebut disulap menjadi arena kompetisi digital yang penuh semangat dan antusiasme.

 

Para peserta terlihat serius dan fokus sejak babak kualifikasi dimulai. Sorak sorai pendukung dan komunikasi intens antar pemain menjadi warna tersendiri dalam turnamen ini, mencerminkan tingginya minat generasi muda terhadap dunia e-sport.

 

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si, dalam keterangannya menyampaikan bahwa turnamen ini dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori pelajar dan kategori umum. Pembagian ini bertujuan untuk memberikan ruang yang adil sekaligus menjaring potensi dari berbagai kalangan.

 

Menurutnya, e-sport saat ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Selain sebagai hiburan, e-sport juga menjadi wadah pembentukan karakter, seperti kerja sama tim, kedisiplinan, serta kemampuan berpikir cepat dan strategis.

 

“Kami ingin memfasilitasi hobi adik-adik dengan mengadakan turnamen e-sport ini. Manfaatkan acara ini bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk saling mengenal dan berinteraksi secara positif antar sesama pegiat e-sport,” ujar AKBP Rachmad saat membuka kegiatan.

 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme peserta menjadi indikator kuat bahwa dunia e-sport memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di wilayah Pekalongan. Bahkan, pihaknya berencana memperluas jenis game yang dipertandingkan pada kegiatan serupa di masa mendatang.

 

“Insyaallah ke depan kami juga akan menggelar turnamen untuk game lain seperti PUBG Mobile dan Free Fire. Kami melihat banyak talenta muda yang bisa dikembangkan melalui ajang seperti ini,” tambahnya.

 

Meski demikian, Kapolres tetap mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara hobi dan kewajiban, khususnya bagi peserta yang masih berstatus pelajar. Ia menegaskan agar kegiatan bermain game tidak sampai mengganggu aktivitas belajar.

 

“Hobi boleh, berprestasi silakan, tetapi jangan sampai lupa waktu. Tetap utamakan pendidikan dan jangan sampai tugas sekolah terbengkalai,” tegasnya.

 

Melalui turnamen ini, Polres Pekalongan berharap dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan generasi muda. Selain itu, kegiatan positif seperti ini diharapkan mampu menjadi alternatif untuk menekan potensi kenakalan remaja, dengan mengarahkan energi mereka ke aktivitas yang lebih produktif dan kreatif.

 

Ajang ini pun tidak hanya menjadi sekadar kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi dan pengembangan bakat bagi para pecinta e-sport di Pekalongan dan sekitarnya.

Chat with us on WhatsApp