Rumah Warga Ambokembang Nyaris Dilalap Api, Dua Orang Misterius Diduga Coba Bakar

Kriminal & Hukum 11 Aug 2026 20:24 4 min read 4 views By Andy Dayak

Share berita ini

Rumah Warga Ambokembang Nyaris Dilalap Api, Dua Orang Misterius Diduga Coba Bakar
Korban Cium Bau Bensin Usai Melihat Dua Orang Berboncengan Motor Honda Beat Berhenti di Depan Rumah

PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Warga Ambokembang Gang 13, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dibuat geger oleh dugaan percobaan pembakaran sebuah rumah pada Selasa (11/8/2026) dini hari. Beruntung, kobaran api yang sempat membakar bagian pintu depan rumah milik warga berinisial MR tersebut berhasil dipadamkan sebelum menjalar dan mengakibatkan kerusakan lebih parah.

 

Peristiwa itu kini tengah ditindaklanjuti jajaran Polres Pekalongan. Polisi bergerak setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polres Pekalongan.

 

Laporan tersebut langsung diteruskan kepada petugas piket untuk dilakukan pengecekan ke lokasi sekaligus memastikan situasi tetap aman. Langkah cepat dilakukan mengingat peristiwa terjadi pada waktu dini hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat.

 

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, S.H., membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, begitu informasi diterima melalui layanan Call Center 110, petugas segera melakukan koordinasi dengan personel terkait.

 

"Begitu laporan diterima melalui Call Center 110, petugas langsung berkoordinasi dengan piket Pamapta dan Polsek Kedungwuni untuk mendatangi lokasi serta melakukan pengamanan," kata Suwarti.

 

Dengar Suara Motor Berhenti di Depan Rumah

Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban kepada petugas, kejadian bermula sekitar pukul 02.50 WIB. Saat itu korban sedang berada di dalam kamar rumah.

 

Suasana malam yang sebelumnya tenang berubah setelah korban mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumahnya.

 

Merasa curiga, korban kemudian berusaha melihat kondisi dari dalam rumah. Dari pengamatannya, terlihat dua orang tidak dikenal yang menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat.

 

Namun, karena kondisi lingkungan masih gelap, korban tidak dapat memastikan warna sepeda motor yang digunakan kedua orang tersebut. Setelah beberapa saat berada di sekitar lokasi, kedua orang itu kemudian meninggalkan tempat kejadian dengan mengendarai sepeda motor ke arah timur.

 

Persoalan tidak berhenti sampai di situ.

Tidak lama setelah kedua orang tersebut pergi, korban mencium bau bensin dari sekitar bagian depan rumah. Kecurigaan korban semakin kuat ketika dirinya keluar untuk memastikan kondisi di sekitar rumah.

 

Betapa terkejutnya korban ketika mendapati bagian pintu depan rumah telah terbakar.

 

Korban pun segera meminta pertolongan kepada tetangga. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian bersama-sama berusaha memadamkan api agar tidak merembet ke bagian rumah lainnya.

 

Api Berhasil Dipadamkan

Kesigapan korban dan warga sekitar membuat api berhasil dipadamkan. Kobaran api tidak sempat membesar sehingga tidak menimbulkan kerusakan lebih lanjut terhadap bangunan rumah.

 

Setelah kondisi dinilai aman, korban kemudian menghubungi Call Center 110 Polres Pekalongan untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

 

Laporan tersebut kemudian mendapat respons dari petugas Piket Pamapta I Polres Pekalongan, Ipda Binsar Gultom, S.Tr.I.K. Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan piket SPKT Polsek Kedungwuni agar segera mendatangi lokasi.

 

Petugas kepolisian kemudian tiba di tempat kejadian untuk melakukan pengecekan serta memastikan keamanan lingkungan sekitar.

 

Kehadiran polisi juga menjadi bagian dari langkah awal penanganan laporan, sekaligus untuk memperoleh informasi dan keterangan yang diperlukan berkaitan dengan dugaan percobaan pembakaran tersebut.

 

Polisi Buru Identitas Dua Orang Misterius

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dua orang yang diduga berada di lokasi sebelum terjadinya kebakaran.

 

Keterangan korban mengenai keberadaan dua orang dengan sepeda motor Honda Beat serta adanya bau bensin sebelum pintu rumah terbakar menjadi informasi awal yang ditindaklanjuti petugas.

 

Meski demikian, kepolisian masih perlu melakukan penyelidikan untuk memastikan secara hukum siapa pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Identitas maupun keterlibatan dua orang yang disebut korban juga masih dalam proses pendalaman.

 

Suwarti menegaskan, laporan masyarakat melalui Call Center 110 merupakan salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan warga ketika membutuhkan kehadiran polisi dalam situasi darurat maupun kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

 

"Petugas sudah mendatangi lokasi dan memastikan kejadian tersebut dapat segera ditangani. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui atau mengalami kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi agar segera melaporkannya melalui layanan kepolisian," ujar Suwarti.

 

Peristiwa di Ambokembang tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan. Keberanian warga untuk segera meminta pertolongan ketika melihat atau mengalami kejadian mencurigakan dinilai penting agar potensi bahaya dapat segera dicegah.

 

Dengan laporan yang telah diterima, polisi kini masih berupaya mengungkap secara terang rangkaian kejadian dini hari tersebut, termasuk mencari petunjuk mengenai dua orang yang terlihat berada di sekitar rumah korban sebelum pintu depan terbakar.

 

Polisi mengimbau warga tidak mengambil tindakan sendiri apabila menemukan aktivitas mencurigakan, melainkan segera melapor kepada kepolisian agar dapat ditangani sesuai prosedur hukum.

Berita | Rakyat Cerdas

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp