Polisi Wiradesa Tunjukkan Wajah Humanis, Pria Terlantar Asal Kediri Dipulangkan dengan Penuh Kepedulian
PEKALONGAN | rakyatcerdas.my.id – Di balik sunyinya malam yang biasanya hanya diisi suara kendaraan sesekali melintas, hadir sebuah kisah menyentuh dari Mapolsek Wiradesa. Senin (13/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, seorang pria dengan raut wajah lelah datang membawa harapan sederhana: bisa kembali pulang ke kampung halamannya.
Pria tersebut diketahui bernama Dwi Ariyanto (39), warga Kota Kediri, Jawa Timur. Dalam kondisi serba terbatas dan tanpa bekal yang memadai, Dwi tiba di wilayah Wiradesa dalam keadaan terlantar, jauh dari keluarga dan tanpa kepastian.
Namun, situasi yang semula penuh ketidakpastian itu berubah menjadi kisah haru. Anggota piket Polsek Wiradesa yang sedang bertugas malam itu dengan sigap memberikan perhatian. Tanpa banyak tanya, mereka menyambut Dwi dengan sikap humanis, memastikan kondisinya aman, serta memberikan bantuan yang diperlukan.
Tidak hanya sekadar melakukan pendataan, petugas menunjukkan empati nyata. Mereka berinisiatif membantu proses kepulangan Dwi ke Kediri. Mulai dari membelikan tiket kereta api, mengantarkan langsung ke Stasiun Pekalongan, hingga memberikan bekal berupa uang transportasi dan makanan untuk perjalanan.
Kapolsek Wiradesa, Iptu Maman Sugiarto, S.H., M.H., menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
“Kami hanya berusaha membantu semampu kami. Setiap orang berhak mendapatkan rasa aman dan perhatian, terlebih saat berada dalam kondisi sulit. Harapan kami, yang bersangkutan dapat kembali ke keluarganya dengan selamat,” ujar Kapolsek.
Kisah ini menjadi bukti bahwa di balik tugas menjaga keamanan dan ketertiban, aparat kepolisian juga memiliki sisi kemanusiaan yang kuat. Kepedulian yang ditunjukkan oleh Polsek Wiradesa tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menghadirkan harapan bagi Dwi untuk kembali memulai hidup dari titik awal bersama keluarganya.
Di tengah berbagai dinamika kehidupan masyarakat, aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kemanusiaan masih tumbuh dan terjaga. Polsek Wiradesa pun menunjukkan bahwa kehadiran polisi bukan sekadar penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pengayom yang siap hadir di saat masyarakat membutuhkan.