Kecelakaan di Ambokembang Kedungwuni, Satu Pemuda Meninggal Dunia, Polisi Selidiki Dugaan Sajam
PEKALONGAN – Petugas kepolisian dari Polsek Kedungwuni dan Polres Pekalongan bergerak cepat menindaklanjuti informasi mengenai sekelompok pemuda bermotor yang diamankan warga di Jalan Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (9/10/2026) dini hari. Peristiwa tersebut melibatkan kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan seorang lainnya dalam kondisi kritis.
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika tiga sepeda motor yang masing-masing ditumpangi secara berboncengan melaju dari arah Kota Pekalongan menuju Kedungwuni. Rombongan tersebut diduga membawa senjata tajam jenis celurit berukuran panjang.
Saat melintas di sebelah selatan RSI Pekajangan, salah satu sepeda motor dilaporkan kehilangan kendali. Kendaraan itu kemudian menabrak gerobak sate dan tiang listrik yang berada di tepi jalan, tepatnya di depan kantor Pospay.
Mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus membantu mengevakuasi para korban ke rumah sakit.
Dua orang dibawa ke RSI Pekajangan, sedangkan dua orang lainnya dievakuasi ke RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi penanganan di RSI Pekajangan, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami kondisi kritis.
Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Dalam penanganan awal di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, meliputi satu unit sepeda motor, tiga unit telepon genggam, serta sebuah gagang parang dengan panjang sekitar 30 sentimeter.
Meski demikian, dugaan keterkaitan barang bukti tersebut dengan peristiwa yang terjadi masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh penyidik. Polisi juga masih menyelidiki kronologi kejadian, termasuk dugaan adanya senjata tajam yang dibawa rombongan pemuda tersebut.
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, S.H., membenarkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti informasi mengenai sekelompok pemuda yang diamankan warga di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni.
“Benar, Polres Pekalongan menindaklanjuti adanya informasi sekelompok pemuda yang diamankan oleh warga masyarakat di Desa Ambokembang, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.
Iptu Suwarti menjelaskan, setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi para pemuda ke rumah sakit.
“Saat ini petugas tengah melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kejadian tersebut,” jelasnya.
Polisi Imbau Masyarakat Tidak Sebarkan Hoaks
Polres Pekalongan mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama melalui media sosial.
Masyarakat juga diminta menyerahkan penanganan perkara sepenuhnya kepada kepolisian agar proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik.
Hingga berita ini disusun, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa di Ambokembang, termasuk penyebab kecelakaan, dugaan kepemilikan senjata tajam, serta keterlibatan pihak-pihak yang berada di lokasi kejadian.
Related Articles