Memprihatinkan, SDN Randumukti Waren 3 Bojong Belum Tersentuh Perbaikan Meski Proposal Telah Diajukan

Terkini 05 May 2026 15:11 2 min read 18 views By Wito Andriyanto
Memprihatinkan, SDN Randumukti Waren 3 Bojong Belum Tersentuh Perbaikan Meski Proposal Telah Diajukan
Kerusakan Bangunan Kian Parah, Guru Khawatirkan Keselamatan Siswa di Tengah Lambannya Respons Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan

Pekalongan | rakyatcerdas.my.id — Kondisi bangunan SD Negeri Randumukti Waren 3 yang terletak di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, kian memprihatinkan. Sejumlah bagian gedung sekolah mengalami kerusakan serius, mulai dari dinding yang mengelupas hingga struktur atap yang lapuk dan rawan ambruk. Ironisnya, hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan, meskipun pihak sekolah telah mengajukan proposal bantuan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa siang, 5 Mei 2026, kerusakan tampak nyata di beberapa ruang kelas. Dinding bangunan terlihat mengelupas dan rapuh, bahkan sebagian materialnya sudah hancur hingga memperlihatkan struktur dalam yang tidak lagi layak. Pada bagian pintu, kusen tampak lapuk dan keropos, diduga akibat usia bangunan serta kurangnya perawatan intensif.

 

Tak hanya itu, kondisi atap juga menjadi sorotan utama. Beberapa bagian genteng tampak tidak lagi tersusun rapi, sementara rangka kayu penopang terlihat lapuk dan mulai patah. Situasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran tersendiri, terutama saat musim hujan atau angin kencang yang berpotensi memperparah kerusakan.

 

Seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa pihak sekolah sebenarnya telah berupaya maksimal dengan mengajukan proposal bantuan perbaikan kepada instansi terkait. Namun hingga saat ini, belum ada realisasi bantuan yang diterima.

 

“Kami sudah mengajukan proposal ke dinas, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Kondisi bangunan semakin hari semakin mengkhawatirkan, apalagi ini menyangkut keselamatan siswa,” ujarnya.

 

Menurutnya, kegiatan belajar mengajar masih tetap berlangsung meskipun dalam kondisi serba terbatas. Para guru dan siswa terpaksa beradaptasi dengan lingkungan yang kurang layak demi menjaga keberlangsungan pendidikan.

 

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait perhatian dan respons pemerintah daerah terhadap fasilitas pendidikan di wilayahnya. Sekolah sebagai sarana utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa seharusnya mendapatkan prioritas dalam hal pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan terkait alasan belum direalisasikannya bantuan perbaikan untuk SDN Randumukti Waren 3.

 

Masyarakat dan pihak sekolah berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Perbaikan fasilitas pendidikan dinilai mendesak guna menjamin keamanan serta kenyamanan siswa dalam menjalani proses belajar mengajar.

 

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan berdampak pada kualitas pendidikan serta keselamatan seluruh warga sekolah. Oleh karena itu, perhatian serius dari pihak terkait sangat dinantikan demi masa depan generasi penerus bangsa.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp